Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Hidup

NUBAR CERPEN APRI KUNCORO FT DIKATA ORG

Gambar
DICARI 20 PENULIS PILIHAN! UNTUK MENULIS CERPEN DALAM RANGKA HARI BUKU SEDUNIA* Punya mimpi besar buat masa depan? Tuangkan dalam tulisan! ✍️✨ ​Komunitas Dikata kembali hadir dengan *Gerakan Indonesia Menulis Angkatan 5* Kali ini kita bakal nulis bareng *Kak Apri Kuncoro - Penulis 100 buku antologi + 22 buku solo* dengan tema: *"Antara Mimpi & Masa Depan"* ​📍 BENEFIT: - ​100% GRATIS biaya penerbitan. - ​Karya terpilih bakal dibukukan. - ​Nama kamu bisa mejeng di cover depan (untuk 5 pengirim tercepat!). ​Jangan sampai kelewat! Deadline: 9 Mei 2026. Yuk, wariskan pengetahuanmu lewat tulisan! 📚 SYARAT & KETENTUAN PENULIS: Semua umur boleh ikut Biaya pendaftaran: Gratis (FREE) Wajib follow IG: @dikataorg @dikataoffice @dikatapublishing KETENTUAN NASKAH: Naskah jenis cerpen sesuai dengan tema (Fiksi/Non Fiksi) Naskah ASLI (Bukan karangan Al), Tidak mengandung unsur SARA, Pornografi, dan belum pernah dibukukan Urutan penulisan naskah: Judul, Nama Penulis, Isi...

Impian Tak Pernah Terganti

Gambar
Setiap orang mempunyai impian hidup masing-masing.. Impian bisa menjadi salah satu bentuk motivasi agar kita tetap semangat menjalani kehidupan yang terkadang penuh rintangan silih berganti.  Segala sesuatu terjadi dalam hidup kita, sejatinya adalah bagian dari suratan takdir , sudah ditentukan jauh sebelum kita dilahirkan. Hanya bagian tertentu yang bisa diubah dengan doa dan usaha maksimal. Terlahir prematur hingga harus menjadi penyandang tuna daksa sepanjang 24 tahun adalah salah satu bagian dari takdir hidupku . Aku berusaha untuk menerima takdir ini dengan ikhlas penuh rasa syukur. Aku percaya setiap peristiwa pahit dan menyedihkan dalam hidup ini memiliki banyak pelajaran berharga. Aku meyakini keadaanku saat ini sebagai bentuk kasih sayang dari Allah SWT Tuhan Semesta Alam sekaligus menjadi tanda-tanda Kuasa-NYA. Tidak mudah menjalani kehidupan sebagai seorang difabel daksa. Pandangan sebelah mata  (anggapan remeh), cemooh, tatapan sinis, dan lainnya menjad...